Akhirnya Mesut Ozil Punya Peran di Arsenal


Pencinta Sepakbola Penulis. Biasa yang Simpel (PBS), serta mengharap terus bisa memberikan inspirasi serta di inspirasi. Cinta Indonesia. Semua tulisan terus tidak lepas dari kekhilafan. Bila cari tempe, silahkan
Seterusnya


Selaku pencinta ajang sepak bola Liga Inggris (Premier League), saya pasti tidak terlewati oleh berita terkini dari Arsenal serta Mesut Ozil. 2 faksi yang awalannya jadi 1 tetapi sekarang sedang di persimpangan.

Antiknya, mereka belum juga sah pisah. Satunya pengin berpisah, satunya masih kokoh menjaga diri berdasar kontraknya.

Tidak ada yang seutuhnya salah. Arsenal memprioritaskan keperluan team, pasti satu kewajiban.

Begitupun dengan Ozil yang memprioritaskan haknya selaku pemain Arsenal yang semestinya dapat selalu bermain di Arsenal. Tidak salah, kan?

Bila mengarah untuk tanggapan Pak Supartono, jika pemain pekerja. Karena itu, apa yang dilaksanakan Ozil ialah usaha untuk selalu bisa hidup patut di periode wabah.

Cuman, sebagai pembicaraan ialah Ozil nampak tidak berusaha selamatkan profesinya dalam kurun waktu yang semakin banyak. Ia nampak berusaha cuman konsentrasi ke Arsenal.

Kesetiaan benar-benar satu hal yang mengagumkan. Tapi, selaku pemain profesional, semestinya ia pikirkan bagaimana lanjutan profesinya bila telah (ditanggung) tidak bersama Arsenal.

Dengan umur, ia belum juga setua Cristiano Ronaldo, apa lagi Zlatan Ibrahimovic. Berarti, dia tetap punyai beberapa musim untuk meniti karier saat sebelum menggantung sepatu.

Bila ia tidak berusaha selalu bermain, terutamanya dalam kurun waktu 1/2 musim, karena itu 1/2 musim seterusnya bisa menjadi tanda pertanyaan besar untuk club yang lain akan menampungnya.

Bahkan juga, walau kelak calon club anyarnya ialah club dari Serie A, mereka tentu masih tetap berdiskusi dengan intern berkaitan untung-rugi mengambil Ozil.

Kenapa Serie A?

error: Content is protected !!