Totok Wajah, Ini Manfaatnya untuk Kesehatan

selesai mendatangi jadwal pekerjaan di seputar Lenteng Agung, Jakarta Selatan, saya juga singgah ke salon Omah G’Selia, di seputar Beji, Depok Utara. Ini ialah salon punya teman-teman saya saat SMP yang baru dibuka 2 minggu ini.

Saya juga pengin coba perawatan yang ada di salon ini. Kebenaran saya telah cukup lama pun tidak lakukan perawatan muka di klinik kecantikan berlangganan saya. Selain Covid-19, sayang uang sich.

Kan lebih bagus didistribusikan untuk keperluan yang lebih bernilai. Ya sayang saja sekali lawatan dapat keluarkan uang juta-an. Jika kata suami sich muka saya tak perlu perawatan spesial. Cukup hanya air wudhu saja. Serta itu berarti…mari apa? hahaha…

Sampai juga saya di salon teman saya ini. Sayang, teman-teman saya yang mengurus salon ini tidak ada. Cuman ada seseorang terapi. Bayang-bayang saya untuk berpose bersama teman-teman saya juga sirna.

Walau sebenarnya, saya pengin mengobrol semakin banyak, mengulik lebih jauh buat saya buat jadi tulisan ingat salon ini tercetuskan dari biasanya rekan-rekan SMP berkumpul sama yang bergabung dalam Fosil’ 88 atau Komunitas Bersilahturahmi angkatan 88 SMPN 2 Depok.

“Assalamu’alaikum…,” kata saya waktu buka pintu salon. Saat sebelum masuk saya membersihkan tangan lebih dahulu gunakan sabun di lokasi yang telah disiapkan.

“Wa’alaikumsalam,” jawab wanita, yang bisa saya yakinkan itu karyawan salon.

“Kok sepi, Gigie ke mana?” bertanya saya sebab saat sebelum kesini saya telah memberitahukan akan ke salonnya.

“Tidak ada bunda. Ini dengan bunda Tety ya?” tanyanya yang saya jawab, “Iya.”

“Bunda ingin perawatan apa?” tanyanya.

Saya lalu menyaksikan daftar perawatan berikut biayanya. Harga terjangkaulah. “Facial mbak, telah lama tidak facial,” kata saya.

“Baik bunda, minta dinanti,” ucapnya sambil naiki anak tangga yang ke arah lantai atas. Kelihatannya pengin pastikan ruang pada kondisi siap.

“Silahkan bunda,” ucapnya mempersilakan saya. Saya juga mengikutiinya.

Di ruang saya bertukar baju dengan kain yang disiapkan salon. Saya juga merebah. Selanjutnya dia mulai lakukan pekerjaannya. Muka saya dibikin bersih.

“Mukanya lembut ini bunda, tidak ada komedo,” ucapnya sambil jemari telunjuknya mengelilingi muka saya untuk meraba ada atau tidaknya komedo.

Usai cari komedo, muka saya juga dikasih masker. Sesudah kering lalu dibikin bersih.

“Jika totok muka agar apa?” bertanya saya.

“Banyak bunda faedahnya. Muka akan nampak lebih ceria, kuat, tahan lama muda,

kurangi kemelut otot muka, menangani sakit di kepala serta migrain, dan membuat lancar peredaran darah,” ucapnya sekalian bersihkan muka saya dari sisa masker.

Ucapnya kembali, totok muka sanggup memperkecil pori-pori di muka. Kenaikan perputaran darah untuk totok muka bisa menolong kurangi lebam serta memperkecil pori-pori, hingga kulit terlihat lebih lembut serta lembap.


Dokumen individu Ia menambah, kegiatan setiap hari yang membuat depresi dapat membuat otot muka jadi kaku serta tidak santai. Mengakibatkan ada pertanda penuaan seperti timbulnya garis-garis lembut, kerutan, serta kulit melembek.

error: Content is protected !!