Sejak Kapan Orang Menggoreng Makanan?

Menggoreng dengan simpel. ialah tehnik mengolah makanan dengan memakai minyak panas selaku medium. Ada banyak sistem penggorengan, bergantung dalam jumlah minyak serta lama penggorengan. Sekurang-kurangnya, kita kenal 4 sistem: pan frying, shallow frying, deep frying, serta stir frying (oseng).

Pan frying ialah langkah menggoreng dengan sedikit minyak, cukup situs slot online buat sebatas melumasi wajan. Umumnya bahan makanan harus dibalik — sekurang-kurangnya 1x — supaya ke-2 segi sama matangnya.

Shallow frying ialah langkah menggoreng yang tersering dilaksanakan di dalam rumah tangga. Untuk langkah ini dipakai lumayan banyak minyak, hingga beberapa bahan makanan terbenang dalam minyak. Temperatur yang dipakai tinggi (160–190C) dengan arah untuk pembangunan warna coklat. Oleh hanya karena terbenang beberapa, bahan makanan harus dibalik-balik seringkali sepanjang dimasak. Langkah ini memungkinkannya kita untuk mempunyai elastisitas dalam mengendalikan tingkat kematangan, misalnya dengan memperkecil nyala api serta memperlama waktu penggorengan.

Deep frying ialah langkah menggoreng dengan memakai minyak yang banyak hingga bahan makanan yang dimasak terbenam dalam minyak. Dengan langkah ini tingkat kematangan seluruh sisi bahan makanan lebih rata tiada perlu membolak-balik bahan makanan. Langkah ini biasa kita saksikan di restoren cepat sajian atau pedagang gorengan.

Stir frying atau mengoseng ialah tehnik menggoreng dengan sedikit minyak yang paling panas serta bahan makanan diaduk sepanjang proses penggorengan. Tehnik ini berawal dari China.

Semenjak kapan orang mulai kenal langkah memproses makanan dengan menggoreng? Tidak gampang untuk ditanggung. Kita cuman bisa memercayakan catatan masa lampau atau tapak jejak arkeologis yang sukses didapat. Masalahnya, tidak seluruhnya peradaban dari muka Bumi ini mempunyai rutinitas menulis. Atau warisan masa lampau tidak ada untuk didalami sebab kemungkinan sudah hancur seiring berjalannya waktu.

Silahkan kita saksikan info periode lantas apa saja yang sukses dihimpun serta didalami yang ada kena-mengenanya dengan menggoreng. Pertama kali, proses mengolah makanan yang diasumsikan dengan menggoreng tertera untuk Kitab ke-3 Taurat, yakni Imamat yang diprediksi dicatat untuk seputar tahun 538 sampai 332 Saat sebelum Masehi.

Ke-2 , Penulis Latin Pliny untuk era pertama kali Masehi menulis resep satu penyakit yang memerlukan telur yang dicelup dalam cuka dan dimasak dengan minyak.

Ke-3 , Geoffrey Chaucer, penyair Inggris di era 14 memakai ‘menggoreng makanan’ selaku satu metafor dalam ceritanya yang dengan judul ‘The Wife of Bath’s Tale’.

Ke-4, telur yang dimasak disebut di novel populer Don Quixote buku pertama kali yang keluar tahun 1605. Namun, untuk bukunya yang paling populer, ‘Food in History’, Reay Tannahill mengatakan jika menggoreng makanan dipercaya sudah diketahui semenjak periode Mesir Kuno untuk seputar 2500 tahun Saat sebelum Masehi. Nampaknya, berikut periode awalnya penggorengan diterapkan.

Untuk era ke 19 berkembang beberapa makanan yang dimasak seperti keripik kentang serta donat. Sesaat, arti deep frying sendiri baru diketahui di awal era ke 20. Beberapa pakar riwayat pangan memiliki pendapat jika stir fying atau mengoseng sudah diketahui di China pada periode Dinasti Han (206 SM – 220 M). Awalannya bukan untuk mengolah, tetapi untuk keringkan beberapa bijian. Baru untuk dinasti Ming (1368–1644) mengoseng dipakai untuk mengolah makanan.

error: Content is protected !!