Siapa Takut Jadi Jomlo?


Jomblo ialah kemerdekaan. Hidup jomblo/lajang ialah harus bermental baja. Sebab tiap hari, produk ingin ketahui/kepo dari teman dekat, kenalan, orangtua ada selalu. Saya berasa jemu dengan pertanyaan classic sekitar tambatan hati.

Jomblo ialah kemerdekaan untuk saya. Sesaat serong serta sakit hati ialah hadiah dari satu ikatan emosional yang tengah anda lalui. Berarti saya bebas berteman, kenal siapa tanpa larangan. Sesaat anda alami penjajahan emosional sesuai undang – undang kekasihan yang ditetapkan oleh tambatan hati anda.

Saya ketahui jika tiap opsi telah terdapat risikonya. Saya pilih hidup jomblo sebab saya tetap punyai tanggung jawab untuk keluarga serta adik-adikku. Sebab berapa besar kerja hasil yang kita dapatkan, semuanya tidak akan bermakna jika satu diantara keluarga kita, khususnya orangtua tanpa kembali di semesta. Ya, kan? Ini jomblo dari segi positifnya.

Sesaat, jomblo dari sisi negatifnya ialah saya berasa tidak nikmat tiap hari ditanyakann meleleh siapa kekasih kamu? Di mana kekasih kamu?Karier kekasih kamu apa? Apa ia masih kuliah, atau telah kerja? Aaaaah, saya makin pusing jika tiap hari terus bermasalah dengan pertanyaan-pertayaan begitu.

Lebih sadisnya ialah tiap reunian, saya menyaksikan teman dekat, kenalan, rekan terus menggamitan tambatan hatinya. Sesaat, saya cuman mengais celoteh-celoteh dari posisi bimbang tiap orang di sosial media. Heheheheh…………

Saya terus ada untuk 2 kemampuan maha hebat, yaitu masalah serta cinta. Masalah sebab tanggung jawab ke keluarga belum usai serta hari esok yang belumlah pasti. Sesaat,cinta terus menggerakkan saya untuk seperti teman dekat, kenalan serta rekan-rekan yang terlihat berbahagia dengan pasangan mereka.

Mereka berbahagia sebab bersama raga pasangan mereka untuk share narasi. Serta mereka menanggung derita sebab jiwa pasangan mereka ketambat di hati seseorang. Cinta segitiga lebih sakit dibanding cinta 4 mata, 2 watak serta 1 arah.

Cinta ialah delusi. Delusi cinta bawa penipuan lewat sosial media. Di mana pernyataan verbal cinta ke pasangan terdengaran dingin serta mempersejuk hati. Lain narasi dengan penghianatan lewat chat terselinap serta termesra lewat texting.

Texting ialah pernyataan kata romantisme negatif yang paling menarik serta membakar adrenalin untuk bercinta lewat tiap pesan lewat Messenger, Line, WhatsApp, Instagram, dan lain-lain.

Sakit ya, jika anda mendapati pasangan anda bermain birahi lewat texting negatif bersama selingkuhannya.

error: Content is protected !!