jelasakan cara memperoleh ilmu pengertahuan

untuk mendapatkan satu. ilmu dan pengetahuan. Proses dari untuk mendapatkan ilmu dan pengetahuan berikut sebagai target dari Epistemologi, serta sekalian berperan untuk mengantar kita ke sabung ayam terpercaya terwujudnya arah dari pengetahuan itu.

Arah dari Epistemologi ini bukanlah hal yang paling penting untuk menjawab pertanyaan “apa saya sudah mengetahui”, tapi untuk mendapati kriteria yang memungkinkannya “saya bisa tahu”. Ini memperlihatkan jika arah Epistemologi bukan untuk mendapatkan pengetahuan (walau ini tidak bisa dijauhi). Tapi sebagai perhatian penting mengenai arah dari Epistemologi ini ialah hal yang jauh lebih bernilai dari itu, yakni pengin berpotensi mendapatkan pengetahuan itu.

Akal atau rasio adalah instrumen atau alat penting untuk mendapatkan ilmu dan pengetahuan. Hingga akal atau rasio ini adalah dasar dari Epistemologi. Seberapa jauh teori bisa diterima dengan akal, karena itu sepanjang itu pulalah kebenaran filsafat bisa diterima.

Cabang Epistemologi pasti meliputi seluruh pengetahuan, pengandaian, beberapa dasar dan seluruh usaha pada pertanyaan berkenaan pengetahuan yang kita punya. Sama seperti yang telah saya uraikan di atas, jika permasalahan penting dari Epistemologi ialah bagaimanakah cara mendapatkan pengetahuan. Hingga, seorang baru bisa disebutkan berpengetahuan jika dia sudah mampu menjawab permasalahan Epistemologi. Berikut yang mengakibatkan Epistemologi jadi penting untuk memvisualisasikan manusia itu berpengetahuan, yakni dengan menjawab serta menyelasaikan permasalahan yang terkait dengan sektor Epistemologi ini.

Makna dari pengetahuan Epistemologi ini ialah kebenaran dari pengetahuan yang didapatnya. Hingga seorang bisa membandingkan di antara 1 pengetahuan dengan pengetahuan lainnya dengan jelas.

Selaku cabang filsafat, Epistemologi ini pelajari serta coba tentukan inti pengetahuan. Dengan begitu, dia dapat jadi selaku penyaring pada objek-objek pengetahuan. Epistemologi ini dapat juga tentukan langkah serta arah berfikirnya manusia.

Sedikit menegaskan kembali jika dalam Epistemologi, proses berlangsungnya pengetahuan jadi persoalan yang sangat fundamental. Perlu pandangan yang simpel dalam pikirkan satu proses berlangsungnya pengetahuan itu. Bila bicara langkah mendapatkan satu kebenaran, pertama kali seorang harus terlebih dahulu mengulas “langkah mendapatkan” pengetahuan yang betul.

Demikianlah yang bisa saya berikan lewat tulisan ini, mudah-mudahan. Tulisan singkat serta simpel ini bisa berguna untuk teman-teman berkaitan penelusuran materi berkenaan Filsafat Epistemologi. Serta mudah-mudahan tulisan ini bisa dimengerti dengan gampang oleh teman-teman semua.

Kata akhir, saya katakan demikian terima kasih 🙂

error: Content is protected !!