Kisah Burung Flamingo Berwarna Merah


Burung flamingo memperoleh. namanya dari Bahasa Spanyol atau Portugis, flamengo, yang bermakna memiliki warna api. Sekarang ini tinggal 6 spesies burung flamingo yang berada di Bumi. Mereka bergabung pada sebuah keluarga namanya Phoenicopterus. Dengan harafiah Phoenicopterus bermakna “darah berbulu merah’.

Nama ini memperingatkan kita ke 1 makhluk yang hidup dalam mitologi Yunani: burung phoenix. Berikut burung sakti yang bisa hidup datang dari abu tersisa badannya yang termakan api. Merah serta api, nampaknya benar-benar dekat sama ciri-ciri burung flamingo yang kerap didapati berbulu merah.

Namun, tidak burung-burung flamingo membuat sendiri warna merah untuk bulu mereka. Tidak ada 1 lajur juga dalam metabolisme badan mereka yang hasilkan senyawa kimia memiliki warna merah. Jadi, darimanakah warna merah ini berasal? Gampang ditebak: makanan. Diet penting burung flamingo ialah larva hewan, krustasea (udang-udangan) serta plankton tumbuhan yang banyak terkandung pigmen alami memiliki warna jingga merah, yakni pigmen dari keluarga karotenoid.

Karotenoid ialah bahan warna alami larut minyak paling banyak ke-2 yang diketemukan di alam, sesudah klorofil. Ada lebih dari 1100 macam karotenoid yang menyebar untuk bermacam macam makhluk hidup, mencakup tumbuhan, hewan, serta mikroorganisme. Salah satunya yang populer adalah beta karoten untuk wortel, likopen untuk tomat, serta lutein untuk kuning telur. Saat itu dalam diet burung flamingo — keluarga udang — didapati astaksantin. Selanjutnya untuk beberapa macam alga diketemukan karotenoid yang semakin lebih komplet seperti beta-karoten, alfa-karoten, kriptoksantin, zeaksantin, lutein serta likopen.

Setelah burung flamingo nikmati makanannya yang memiliki kandungan karotenoid, zat warna ini diserap serta dibawa oleh darah ke semua anggota badan, terhitung bulu. Karena itu, jadilah bulu burung flamingo memiliki warna merah muda sampai merah, bergantung berapa banyak karotenoid yang diserap. Bagaimana bila burung flamingo berjumpa nasib yang buruk, makanannya tidak memiliki kandungan karotenoid dalam periode waktu yang lama? Saat bulu-bulu baru ada gantikan bulu lama yang sudah habis umur, karena itu bulu-bulu baru ini tidak akan kembali memiliki warna merah. Kemungkinan putih, kemungkinan juga abu-abu.

Lebih kurang sama dengan burung flamingo, kita juga meresap karotenoid untuk dibawa ke kulit serta jadikan kulit kita tidak terlihat pucat, tetapi ceria serta sehat.

error: Content is protected !!